Selasa, 26 November 2019

PENGENALAN DAN ORIENTASI MEDAN(ORMED) SATUAN RIMBAWAN PEGIAT ALAM(SATRIAPELA) KE- X


  

 (Bandung, 25 November 2019) Dalam rangkaian  tahap seleksi calon anggota Satuan Rimbawan Pegiat Alam(SATRIAPELA) untuk  menjadi anggota muda, peserta mengikuti kegiatan Pengenalan Medan atau Orientasi Medan(ORMED) X. Pengenalan medan ini lebih ditujukan sebagai medan penerapan teori yang telah diperoleh peserta selama mengikuti materi kelas. Dari pengenalan medan  ini dapat dilihat kepribadian, kapasitas fisik dan mental para calon anggota. Kegatan ORMED bertujuan untuk mempererat hubungan antara anggota penuh dengan calon anggota dan menumbuhkan rasa tanggungjawab terhadap sesama agar tidak mementingkan diri sendiri.


Kegiatan yang berlangsung dua hari 22-24 November 2019 bertempat di Gunung Puntang Jawa Barat dengan jumlah peserta sebelas orang, lima orang putri dan enam orang putra.
Sebelum masuk kegiatan ORMED, 22 November 2019 pukul 17.00 panitia dan peserta melaksanakan apel pembukaan ORMED SATRIAPELA ke X dihadiri oleh pihak lembaga kampus ARS University. Setelah kegiatan apel pembukaan ORMED, peserta melakukan kegiatan Karantina dengan menginap di  Kampus ARS University. Karantina ini bertujuan untuk pengecekan kembali seluruh perlengkapan alat-alat, melakukan packing ulang yang sesuai dengan safety procedure dan  mengecek kondisi kesehatan masing-masing peserta.
Esok harinya 23 November peserta dan panitia berangkat dari kampus pukul 05.00 menggunakan kendaraan angkot yang telah disewa oleh panitia untuk menuju ke lokasi Gunung Puntang.  Perjalanan kurang  lebih dua jam sampai di desa terakhir Gunung Puntang. Selanjutnya kegiatan ORMED dilanjutkan dengan kegiatan  Antropologi Sosiologi Pedesaan  (ANSOSPED) di desa terakhir Gunung Puntang tepatnya Kampung Pasirpanjang Desa Cempakamulya Kecamatan Cimaung. Dalam kegiatan ANSOSPED ini siswa melakukan pendekatan kepada warga setempat  untuk wawancara seputar keadaan desa, bagaimana kebudabudayaan disana, serta hubungan masyarakat di Desa tersebut. Para pesertapun disambut oleh keramahan warga setempat. Setelah mendapatkan data di desa tersebut peserta melanjutkan ANSOSPED ke Yayasan Oa Jawa untuk mencari data-data tentang Keadaan Gunung Puntang. Untuk sampai ke Yayasan Oa Jawa peserta berjalan kaki sekitar 30 menit. Data pun telah peserta dapatkan, peserta melanjutkan pendakian ke tempat Camp Gunung Puntang tepatnya di lokasi Muara Iri Hiyam, kurang lebih 2 jam perjalanan dari kawasan Yayasan Oa Jawa  ke tempat camp.
Haripun mulai gelap, di tempat camp Muara Iri Hiyam peserta dan panitia menggunakan bivak semi buatan sebagai tenda untuk tempat beristirahat dan bermalam. Tepat dimalam hari didepan para panitia peserta mempresentasikan hasil ANSOSPED yang telah dilaksanakan tadi siang, selain presentasi pesertapun melakukan diskusi hingga sharing-sharing berbagi cerita dan pengalaman dengan para panitia.  

24 November  Kegiatan dilanjutkan dengan praktek SAR dan PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat). Peserta belajar membuat tandu dan mengevakuasi korban yang sakit saat dihutan sebelum tiba pertolongan lebih lanjut dari medis. Masing-masing peserta diharapkan memiliki jiwa kepedulian yang tinggi ketika ada yang membutuhkan pertolongan saat keadaan darurat. Kemudian teknik survival, yaitu bagaimana cara bertahan hidup dihutan. Peserta juga melakukan observasi flora dan fauna di Gunung Puntang, membuat perangkap serta belajar mendirikan bivak/tenda alam dengan bahan yang ada di alam. Kemudian digabungkan dengan bahan buatan industry seperti ponco atau jas hujan sebagai atapnya. Tiba diacara puncak peserta dan panitia melakukan apel penutupan kegiatan ORMED X di Gunung Puntang. Selesai apel penutupan panitia dan peserta kembali ke kampus dan pulang ke tempat masing-masing.
Dengan diadakanya kegiatan pengenalan medan ini diharapkan semoga peserta dapat membentuk karakter yang berwawasan luas dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi.



Jumat, 26 Juli 2019

Pengembaraan Satriapela IX

(Bandung, 26 Juli 2019) Satuan Rimbawan Pegiat Alam Universitas BSI Bandung (SATRIAPELA-UBSI) kembali melakukan kegiatan pengembaraan untuk memenuhi tahap menjadi Anggota Penuh yang di ikuti oleh Anggota Muda. Pengembaraan tahun ini divisi gunung hutan berlangsung selama 3hari 2malam pada tanggal 22-24 Juli 2019 yang berlokasi di Gunung Sanggara.

Kegiatan ini dibuka pada hari senin, 22 Juli 2019 yang ditandai dengan upacara yang bertempat di lapang Universitas BSI Bandung yang dihadiri oleh pihak yang selalu mendukung seperti pihak Lembaga Kampus dan Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas BSI Bandung.

Pengembaraan di tahun ke-IX ini oleh Anggota Muda dari angkatan Cakrawala Bawana di ikuti 4 Anggota Muda, diantaranya 3 wanita dengan nama rimba Pedet, Gempal dan Becok serta 1 pria Lengon. Kegiatan pengembaraan ini masih dalam konsep yang sama seperti pengembaraan ke-VIII berupa Survival, Zoopologi Botani, Mapping dan Antropologi dan Sosisologi Pedesaan serta kegiatan penanaman bibit pohon yang bertujuan sedikit membantu untuk pelestarikan kawasan.
Berakhirnya kegiatan Pengembaraan semoga dapat menambah ilmu bagi diri Anggota Muda dalam melakukan setiap perjalanan di alam bebas. Selanjutnya Anggota Muda akan mengikuti tahap terakhir yaitu Sidang Pengembaraan untuk menjadi Anggota Penuh SATRIAPELA-UBSI.

Kamis, 25 April 2019

PENDIDIKAN LANJUTAN ANGKATAN IX

(Bandung, 22 April 2019), Satuan Rimbawan Pegiat Alam Universitas BSI Bandung (SATRIAPELA-UBSI) kembali mengadakan kegiatan Pendidikan Lanjutan IX divisi Gunung Hutan (GH), Rock Climbing (RC) dan Olahraga Arus Deras (ORAD). Kegiatan yang sekaligus program kerja tahunan tersebut merupakan salah satu prosedur wajib yang di adakan rutin setiap tahunya untuk melanjutkan sistem kaderisasi juga regenerasi keanggotaan dan kepegurusan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SATRIAPELA-UBSI. Kegiatan ini diikuti oleh anggota muda yang berjumlah sembilan orang, empat orang putri dan lima orang putra. 
Kegiatan pendidikan lanjutan Gunung Hutan (GH) berlangsung pada tanggal 30 s/d 31 Maret 2019 yang bertempatkan di Gunung Sanggara kawasan hutan Bandung. Kegiatan yang berlangsung dua hari satu malam ini berupa praktek Navigasi Darat, Survival, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), SAR dan Mountenerring. Meskipun cuaca yang kurang mendukung tidak mengurangi semangat para peserta Dikjut dan panitia.

Rabu, 30 Januari 2019

PENDIDIKAN DASAR SATRIAPELA-UBSI KE-IX CAKRAWALA BAWANA


(Bandung, 29 Januari 2019) Satuan Rimbawan Pegiat Alam Universitas BSI Bandung (SATRIAPELA-UBSI) kembali mengadakan kegiatan Pendidikan Dasar yang ke-9 (DIKSAR-IX) yang di selenggarakan mulai tanggal 23-27 Januari 2019 dengan jumlah peserta sembilan orang, empat orang putri dan lima orang putra. Pendidikan Dasar yang ke-9 (DIKSAR-IX) ini berlangsung di Bukit Tunggul, Gunung Sanggara , Ujung Berung Bandung Jawa Barat.


Rabu, 12 Desember 2018

MENGENALKAN DAN BELAJAR DIALAM


(Bandung, 12 Desember 2018) Dalam rangkaian tahap seleksi untuk  menjadi anggota muda Satriapela, calon anggota harus mengikuti tahapan pertama yaitu Pengenalan Medan. Dalam kegiatan ini peserta dibawa ke medan yang dapat mengaplikasikan teori yang sebelumnya diperoleh peserta selama mengikuti materi kelas. Dari pengenalan medan ini juga BPH ( Badan Pengurus Harian) dapat melihat seperti apa kepribadian serta mengukur kapasitas fisik dan mental para calon anggota.

Kamis, 09 Agustus 2018

TENTANG BAGAIMANA KAMI MENGENANG SEJARAH

30 juli 2018 Terhitung 01 agustus  2018, Satuan Rimbawan Pegiat Alam Universitas BSI Bandung (SATRIAPELA-UBSI) telah memasuki usianya yang kedelapan . Seperti biasanya, untuk memperingati hari lahir Organisasi Pegiat Alam ini, Badan Pengurus Harian (BPH) selalu mengadakan kegiatan pendakian ke Gunung Lawu yang terletak di Magetan, Jawa Timur disetiap tahunya. Dimana kegiatan ini dilaksanakan oleh lima orang badan pengurus harian (BPH) yaitu di antara 1.Dedi kurnia (Saverdo) 2.Angga sopian (Dabor) 3.Natalia cempaka (Mungil) 4.Nuri nurjanah (Cengkeh) dengan satu orang angggota muda Satriapela yaitu Akmal Panji (Gomeng). Kegiatan yang di usung sebagai pendakian dengan konsep Napaktilas ini di gelar karena delapan tahun lalu telah di sahkan atau di deklarisakan nama SATRIAPELA-UBSI sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Organisasi yang bergerak di bidang kepegiat Alaman di Universitas BSI Bandung.

(Dok.Puncak Lawu)

Sabtu, 04 Agustus 2018

KEGIATAN PENGEMBARAAN DIVISI GUNUNG HUTAN ANGKATAN VIII WINDU SANGGARA DI HUTAN GUNUNG SANGGARA


Setelah Kegiatan pendakian ke Gunung Slamet dua pekan lalu, Anggota Muda SATRIAPELA-UBSI juga telah selesai melaksakan kegiatan Pengembaraan yang dilaksakan di Hutan Gunung Sanggara, kawasan hutan Ujung Berung, Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan seminggu lalu (26-28/07/2018) dengan jumlah peserta sebanyak empat orang.


Badan Pengurus Harian (BPH) SATRIAPELA-UBSI Priode 2017-2018 telah menetapkan kegiatan Pengembaraan pada tahun ini hanya berfokus pada Divisi Gunung dan Hutan saja, sebab tidak banyak Anggota Muda yang mengambil minat di divisi lain seperti Panjat Tebing (Climbing), Susur Goa (Caving) maupun Olahraga Arus Deras (Raffeting).

Selasa, 31 Juli 2018

PENDAKIAN GUNUNG SLAMET (GUNUNG BUKAN TEMPAT SAMPAH)

Jum’at (20/07/2018), sore hari. Staff Wakil Direktur Non Akademik Universitas BSI Bandung Deden Edward Yokeu Bernardin SE,. MM secara resmi melakukan Apel pelepasan tiga kegiatan yang dilakukan Unit Kegiatan Mahasiswa Satuan Rimbawan Pegiat Alam (UKM SATRIAPELA-UBSI) di tiga tempat yang berbeda, salah satunya adalah kegiatan pendakian, ansosped, dan bersih-bersih di jalur pendakian Gunung Slamet via Guci, Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan lainya yaitu Pengembaraan Anggota Muda di kawasan hutan sanggara, Bandung, dan napaktilas ke Gunung Lawu, Jawa Timur. 


Sebagai Wadah bagi mahasiswa Universitas BSI Bandung yang bergerak di bidang Pegiat Alam dan lingkungan hidup, Organisasi SATRIAPELA-UBSI selalu mengadakan kegiatan-kegiatan outdoor dengan tetap tidak mengenyampingkan untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, baik terencana maupun tidak direncanakan. Sebab disetiap jati diri anggotanya, SATRIAPELA-UBSI selalu menanamkan rasa peduli yang tinggi terhadap kelestarian dan kelangsungan hidup untuk menjaga hakekat Pegiat Alam (PA), yaitu membangun hubungan baik dengan Tuhan, Alam dan sesama. Begitupula pada kegiatan ini, sesuai dengan amanah yang disampaikan oleh Staff Wakil Direktur Non Akademik Universitas BSI Bandung Deden Edward Yokeu Bernardin SE,. MM, beliau mengamanahkan peserta pendakian agar tetap melakukan pendakian dengan aman sesuai dengan Standart Operational Prosedure (SOP) pendakian dan menjaga nama baik Organisasi, serta Almamater. 

Selasa, 24 April 2018

KEGIATAN PENDIDIKAN LANJUTAN WINDU SANGGARA


Bandung, 24 April 2018. Kegiatan Penidikan Lanjutan (DIKJUT) angkatan delapan (windu sanggara) telah selesai dilaksanakan. Pendidikan Lanjutan tersebut dilaksanakan dengan selang waktu satu bulan, setelah bulan lalu, tepatnya pada tanggal 24 sampai dengan 25 Maret 2018 dilaksanakan kegiatan Dikjut Gunung Hutan yang bertempat di camp kopi kawasan hutan bukit Unggul, Bandung. Kegiatan tersebut diikuti oleh dua orang peserta angkatan muda yaitu Rama Rubiansyah (pelo) dan Akmal Panji Rabbani (Gomeng). Tahun ini peserta yang mengikuti kegiatan Dikjut tidak seperti tahun tahun sebelumnya. Pasalnya, banyak anggota muda yang tidak mengikuti kegiatan ini.

 



Pada tanggal 21 sampai dengan 22 April 2018, kembali diadakan kegiatan Dikjut berikutnya, yaitu Dikjut Divisi Panjat Tebing. Bertempat di tebing Kars Gunung Hawu Padalarang dengan peserta sebanyak tiga orang, kegiatan ini sukses dilaksanakan, didkukung dengan kesiapan fisik pseserta yang prima, pemateri yang berpangalaman serta peralatan yang mendukung ikut membantu melancarkan kegiatan tersebut. Peserta yang mengikuti Dikjut Panjat Tebing antara lain Devi Yulianti (Sorex), Yuni Wahyuni (Pelet), dan Panji PR (Gomeng).

Pemateri pada kegiatan ini di datangkan dari komunitas lokal yang biasa berkegiatan di wilayah Kars Padalarang, terutama di tebing Gunung Hawu. Banyak materi yang disampaikan, mulai dari materi dasar, pengenalan alat, tali temali, hingga Teknik-teknik panjat tebing. Walau penyampaian materi terbilang singkat, namun semua materi dan praktek yang di rencanakan oleh pannitia hampir semuanya tersampaikan. Kegiatan tersebut berakhir pukul 15.00 wib dan ditutup dengan makan bersama.


Selasa, 15 Agustus 2017

SATRIAPELA-UBSI BANDUNG MENGADAKAN KEGIATAN EKSPEDISI SUMATERA


(Bandung, 01 Agustus 2017). Kegiatan Ekspedisi UKM Satriapela Universitas BSI Bandung yang rencananya akan dilaksanakan selama dua bulan (28 Juli 2017 s/d 02 September 2017) merupakan kegiatan ekspedisi dengan destinasi beberapa titik di pulau Sumatra. Kegiatan ini merupakan kegiatan ekspedisi yang kedua kalinya setelah terlaksananya kegiatan Ekspedisi Mekkah tahun 2014.

Jumat, 26 Mei 2017

MEMPERINGATI HUT SATRIAPELA-UBSI BPH LAKSANAKAN KEGIATAN NAPAKTILAS KE VII DI GUNUNG LAWU




26 Mei 2017 Terhitung 10 Juni 2017, Satuan Rimbawan Pegiat Alam Univrsitas BSI Bandung (SATRIAPELA-UBSI) telah memasuki usianya yang ke tujuh. Seperti biasanya, untuk memperingati hari deklarasi Organisasi Pegiat Alam ini, Badan Pengurus Harian (BPH) selalu mengadakan kegiatan pendakian ke Gunung Lawu yang terletak di Magetan, Jawa Timur. Kegiatan yang di usung sebagai pendakian dengan konsep Napaktilas ini di gelar karena tujuh tahun lalu telah di sahkan atau di deklarisakn nama SATRIAPELA-UBSI sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Organisasi yang bergerak di bidang kepegiatan Alaman di Universitas BSI Bandung.




Kegiatan Napaktilas ini dilaksanakan lebih cepat dari biasanya (19/5), dikarenakan akan memasuki bulan suci Ramadhan pada akhir mei mendatang. “Organisasi yang besar tentu tidak akan melupakan sejarah berdirinya, dan tujuan kami melakukan kegiatan ini adalah untuk mengenang di bentuk dan disahkanya Organisasi ini oleh para pendiri tujuh tahun lalu. Tentu kegiatan ini akan selalu kami lakukan disetiap tahunya”, ujar salah satu anggota BPH SATRIAPELA-UBSI pada saat upacara pelepasan minggu lalu. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan bersamaan dengan Pengemberaan Anggota Muda yang melaksanakan pendakian ke Gunung Merbabu di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. 

Postingan Terbaru

TEMU WICARA KENAL MEDAN XXXII

 TEMU WICARA KENAL MEDAN XXXII      Telah dilaksanakan kegiatan Temu Wicara Kenal Medan XXXII pada tanggal 6 - 12 Juni 2022 di Tasikmalaya t...